LOGO

Detail Kronologi Penembakan di Texas

Detail Kronologi Penembakan di Texas

LOGO

Kepala Keamanan Departemen Texas Kolonel Steven McCraw memberikan detail timeline dan kronologi terjadi nya penembakan di Texas yang menewaskan 21 orang, yakni 19 murid dan dua guru.

Di Dalam timeline ini, McCraw menjelaskan secara rinci aksi sih pelaku mulai dari menabrakkan kendaraannya, lalu masuk ke sekolah, hingga tragedi ini terjadi.

Tidak hanya itu juga, ia juga mengungkapkan detail waktu seorang murid yang melakukan panggilan telepon ke 911 untuk melaporkan penembakan yang terjadi,

hingga murid lainnya juga melakukan hal sama.

“Sambil berbisik kepada pihak polisi, ia memberitahukan bahwa banyak orang meniggal dan masih ada delapan orang hingga sembilan siswa yang masih hidup,” kata McCraw dikutip oleh Reuters, pada Hari Jumat tanggal 27/5.

Pada Saat itu juga, McCraw mengakui bahwa petugas tidak langsung mendobrak pintu kelas.

Para petugas menghancurkan pintu tempat tersangka dengan bantuan kunci petugas kebersihan.

Setelah petugas bisa masuk, akhirnya petugas baru bisa menembak mati tersangka yang ada di dalam.

Ramos yang masuk ke sekolah lewat pintu belakang sambil membawa senjata AR-15.

Ia lalu pergi langsung ke ruangan kelas empat dan mengunci ruangan tersebut lalu ia menembak semua orang yang ada di tempat itu.

Pihak berwenang juga menyampaikan, Ramos juga sempat membeli dua senjata dengan amunisi 375 butir beberapa hari sebelum peristiwa penembakan terjadi. ARENADEWA

Timeline Penembakan di Robb, Texas, Pada Hari Selasa (24/5).

suspect move

Jam 11.27 :  Video CCTV menunjukkan pintu luar Sekolah Dasar Ross yang dimasuki oleh Salvador Ramos dibuka oleh seorang guru.

Jam 11.28 :  Ramos menabrakkan kendaraan yang dia tumpangi di dekat parit sekolah, lalu ia keluar dan mulai menembaki dua orang yang keluar untuk melihat kecelakaan di dekat rumah duka.

Warga sipil yang di tembak tidak terkena tembakan. Guru berlari ke sebuah ruangan untuk mengambil telepon, kembali ke pintu, dan pintu tetap terbuka.

Jam 11.30 :  Panggilan 911 pertama yang dilakukan warga untuk melaporkan kecelakaan mobil dan seorang pria dengan senjat berada di luar sekolah.

US Marshals Service mengatakan mereka menerima telepon dari petugas polisi Uvalde yang meminta bantuan.

Jam 11.31 :  Tersangka sudah sampai barisan terakhir mobil di tempat parkir sekolah dan penembakan dimulai di luar sekolah.
Kendaraan patroli mencapai rumah duka, dan mobil patroli dikendarai penembak, lalu diburu kendaraan lain.

Jam 11.32 :  Tersangka mulai menembak di dalam sekolah.

Jam 11.33 :  Tersangka memasuki sekolah dan mulai menembak ke dalam kelas. Dia menembak lebih dari 100 peluru.

Jam 11.35 :  Tujuh petugas sudah berada di tempat kejadian, dan tiga petugas mulai memasuki sekolah,

kemudian diikuti tim tambahan yang terdiri dari tiga petugas dan seorang sheriff. Dua petugas awal terluka akibat tersangka saat pintu kelas ditutup.

Jam 11.37 : 16 peluru ditembakkan mulai pukul 11.37 hingga 11.44.

Jam 11.43  :  Robb Elementary sendiri mengumumkan di Facebook,

“Robb Elementary sedang berada di dalam Status lockdown karena tembakan di area tersebut.”

Jam 11.51 : Lebih banyak petugas gabungan yang tiba. ARENADEWA

Siang Hari Semakin Banyak Petugas Yang Datang Ketempat Kejadian

FIrst 1

Jam 12.03 : Sebanyak 19 petugas berada di lorong sekolah. Satu murid perempuan yang berada di kelas membuat panggilan 911.

Jam 12.10 : Murid yang sama kembali menelepon 911 dan melaporkan bahwa ada orang tewas. Pada Jam 12.13 : Murid itu juga kembali menelpon membuat panggilan 911.

Pada Jam 12.15 : Unit taktis Patroli Perbatasan, tim BorTac, tiba di tempat kejadian.

Jam 12.16 : Murid perempuan yang sama membuat panggilan 911 lain, melaporkan, “delapan sampai sembilan siswa masih hidup.”

Jam 12.17 : Robb Elementary mengumumkan di Facebook: “Ada penembak aktif di Robb Elementary.

Penegakan hukum ada di lokasi. Kerja sama Anda diperlukan saat ini dengan tidak mengunjungi kampus. Bagikan. Kawasan lain di distrik berada dalam Status Aman.”

Jam 12.19 : Murid lain dari kelas membuat panggilan 911. Namun, ia menutup telepon setelah siswa lain menyuruhnya.

Jam 12.21 : Tersangka kembali melepaskan tembakan. Panggilan 911 lainnya diterima,

dan tiga tembakan terdengar. Petugas bergerak menyusuri lorong.

Jam 12.36 : Seorang siswa melakukan panggilan 911 yang berlangsung 21 detik, dengan mengatakan, “dia menembak pintu.”

Jam 12.43 : Penelepon 911 mengatakan, “tolong kirim polisi sekarang.”

Pada waktu 12.46 : Penelepon 911 mengaku dapat mendengar polisi di sebelah.

Jam 12.50 : Tembakan terdengar lewat panggilan 911. Penegakan hukum masuk lewat pintu menggunakan kunci dari petugas kebersihan dan membunuh tersangka.

Jam 12.51 : Lewat rekaman panggilan 911, terdengar seperti petugas sedang memindahkan anak-anak keluar dari ruangan yang terjadi. ARENADEWA

almost

Penemuan Polisi Sendiri Di Tempat Kejadian Dan Rumah Pelaku

Last

Polisi sendiri menemukan 142 peluru yang ia habiskan selama di dalam sekolah dari senjata Ramos, serta hampir dua lusin lagi di daerah sekolah di luar gedung.

Secara keseluruhan, Ramos sendiri memiliki 60 magazines senjata dan 1.657 peluru,

Termasuk beberapa yang tertinggal di dalam mobil ketika ia menabrakkan kendaraan di luar sekolah sebelum melakukan penembakan.

Polisi sendiri juga menemukan dua senjata lagi di kediaman Pelaku Penembakan Oleh Salvador Ramos. ARENADEWA