Opening

Penembakan Terjadi lagi di sekolah korban 19 anak tewas

Penembakan Terjadi lagi di sekolah korban 19 anak tewas

Opening

Penembakan massal di sekolah kembali lagi terjadi di Amerika Serikat (AS).

Kali ini, Penembakan berada di sebuah Sekolah Dasar (SD) Robb, Uvalde, Texas.

Peristiwa ini sendiri telah menewaskan 21 orang, termasuk 19 anak kecil yang menjadi korban.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa siang. Pelaku datang ke sekolah dengan membawa AR-15 dan juga Satu buah pistol.

Pelaku sendiri ia mengenakan Body Armor saat beraksi,
ia menabrakkan mobilnya di luar sekolah sebelum memasuki ke dalam sekolah.

Setelahnya ia masuk ke dalam kelas dan membarikade Pintu masuk ia mulai menembaki orang yang di dalam sekolah.

Juru Bicara Polisi Texas Letnan Chris Olivarez mengatakan mereka yang tewas dan terluka di dalam insiden penembakan ini berada di satu ruang kelas.

Saat itu, ada dua kelas yang disatukan menjadi satu ruangan.

‘Banyak anak dan guru yang berada di dalam kelas itu,” kata Olivarez saat memberikan Statement.

Ketika dia beraksi dia berhasil dilumpuhkan oleh seorang Agent Unit Taktis Patroli Perbatasan Pabean dan Perlindungan Perbatasan AS serta dua petugas penegak hukum yang memasuki sekolah itu.

Agent patroli perbatasan itu sedang tidak bertugas namun ia menerima laporan dan langsung TKP.

“Dua orang petugas mengatakan bahwa banyak personilnya yang tinggal di Uvalde memiliki koneksi dengan sekolah Robb.
Baik anggota personel patroli perbatasan yang sedang bertugas maupun yang tidak bertugas datang ketempat tempat kejadian untuk memindahkan siswa ke tempat yang aman. ARENADEWA

Siapakah Pelaku Penembakan Ini

Penembak 1

Penembak diidentifikasi sebagai Salvador Ramos, pria berusia 18 tahun,

Ia sendiri Meninggal setelah melakukan baku tembak dengan pihak polisi.

Menurut keterangan yang dikutip Fox 32, Ramos sendiri merupakan warga Texas.

Ia tinggal berjarak 135 km dari lokasi kejadian.

Saat ini, ia masih berstatus pelajar SMA. Ia dikabarkan juga bekerja di sebuah Fast Food Wendy’s.

Manajer Fast Food Wendy’s Andrian Mendes mengasih tau Ramos adalah seseorang yang tertutup.

“Dia pendiam, dan tidak banyak bicara,” ujarnya. ARENADEWA

Apakah Motif Pelaku?

penembak 2

Sejauh ini Belum diketahui motif asli dari pelaku.

Namun Ramos memang sering dilaporkan ia memiliki ketertarikan kepada senjata api.

Ia juga membeli senjata tepat di hari ulang tahun ya yang ke-18.

“Membeli senjat api adalah hal pertama yang ia lakukan pada ulang tahun yang ke-18-nya,” kata senator AS yang mengetahui informasi ini dari kepolisian, Roland Gutierrez.

Kesuakaan nya pada senjata terlihat juga di sosial media dia. Ia juga sempat mengunggah foto senapan yang ia miliki di Instagram miliknya dengan akun “salv8dor”.

Di akun Facebooknya sendiri, Ramos ternyata sempat menulis “saya akan menembak sekolah dasar”, tepat sebelum 15 menit melancarkan aksinya tersebut. Tak hanya orang orang di SD, Ramos juga menembak neneknya sendiri sebelum ke sekolah.

“Saya akan menembak nenek saya dan saya sudah menembak nenek saya,” tulisnya di akun Facebook. ARENADEWA

President Biden Sudah Muak

End

Karena Kasus penembakan yang terbaru ini membuat Presiden Joe Biden bereaksi kembali.

Ia sendiri sudah memerintahkan agar bendera AS dikibarkan setengah tiang di Gedung Putih dan di semua gedung dan halaman publik yang mengibarkan bendera untuk memberikan penghormatan terakhir atas korban penembakan yang terjadi.

“Atas penembakan yang terjadi ini orang tua tidak akan pernah sama lagi. Ketika kita Kehilangan seseorang apalagi anak kita meninggalkan kamu, Kamu akan mengalami sepotong jiwamu dicabut darimu,” kata nya saat melakukan pidato.

“Saya sudah muak dan lelah. Kita harus bertindak sekarang. Jangan bilang kita tidak bisa menghentikan pembantaian ini, katanya saat ia menawarkan bantuan kepada Gubernur Texas Greg Abbott untuk merespon penembakan fatal itu. ARENADEWA

Last