Logo

Ten Hag Akan menghadiri Laga Terakhir The Red Devils

Ten Hag Akan menghadiri Laga Terakhir The Red Devils

Logo
Manchester United pada bulan April yang lalu telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan menunjuk Erik Ten Hag sebagai manajer permanen kelima mereka sejak era Sir Alex Ferguson berakhir pada tahun 2013 yang lalu.

Pelatih berusia 52 tahun ini akan mendapatkan kontrak selama tiga tahun dengan opsi perpanjangan selama satu musim jika berjalan dengan baik.

Pada musim panas yang akan mendatang, Ten Hag dikabarkan akan melakukan perombakan besar-besaran di dalam The Red Devils sebagai bagian dari tugasnya untuk membangun kembali Team MU ke masa jaya nya.

Sang Pelatih kabarnya sudah memasukkan beberapa nama yang akan ia lepas dan di bawa ke dalam team oleh The Red Devils.

Namun Ralf Rangnick menilai bahwa Ten Hag tidak perlu melakukan perubahan yang besar di squad Man United.

Rangnick juga menyebut tidak semua pemain MU buruk dan juga bahkan beberapa di antara mereka yang masih layak

Untuk dipertahankan di dalam team karena masih memiliki peran penting bagi tim.

Manchester United sendiri akan menjalani pertandingan match terakhir mereka di Premier League musim ini,

Dengan bertandang ke markas Crystal Palace di Selhurst Park, pada hari Minggu (22/5) malam WIB.

Pertandingan ini akan menjadi permainan terakhir bagi Rangnick sebagai manajer MU,

karena setelah pertandingan ini dia akan menjalankan tugasnya yang baru  sebagai konsultan klub sekaligus juga menangani timnas Austria.

Sementara posisi manajer team akan diambil alih oleh Erik ten Hag di musim depan. ARENADEWA

Penyesalan Terbesar Ralf Rangnick di Manchester United

End

Sayangnya bagi Rangnick ia akan mengakhiri tugasnya sebagai pelatih MU dengan catatan yang paling buruk di MU.

Dia sudah menyandang gelar sebagai manajer paling buruk The Red Devils di sepanjang sejarah Premier League.

Bahkan MU sendiri mencatat rekor poin yang terendah meski mampu menumbangkan Palace.

Namun Belakangan ini, Ralf Rangnick mengungkap satu penyesalan terbesarnya Semenjak Menjadi Pelatih MU.

Rangnick menyebut bahwa kekalahan dari Atletico Madrid di dalam Liga Champions menjadi awal kepahitan mereka pada musim ini.

“Sejak pertandingan melawan Atletico, kami tidak mendapatkan bentuk dan performa team kami lagi,”

Kata Rangnick yang di langsir oleh Manchester Evening News.

“Itu juga pasti ada hubungannya dengan kepercayaan diri dan juga mentality, dan semangat Team. Ini adalah kekecewaan terbesar saya karena kami tidak dapat membangun semangat team ini.”

“Saya juga masih percaya bahwa ada pemain-pemain yang masih memiliki performa yang terbaik dan layak juga serta mampu bermain untuk di klub ini. Mudah-mudahan saja mereka masih ada di sini di musim depan. Jika kami mendatangkan pemain-pemain dengan mentalitas yang tepat, dan juga pemain-pemain berkualitas, saya yakin dan percaya kami bisa mengembalikan klub ini ke jalurnya dan ke tempat yang terbaik.”

“Mungkin ini tidak akan terjadi di dalam satu jendela transfer saja , tapi saya sangat percaya bahwa ini bisa terjadi di dua atau tiga jendela transfer,” katanya. ARENADEWA