August 16, 2022
Zelensky Begging China

Zelensky Meminta China Agar Putin Stop Invasi

Zelensky Begging China

Volodymyr Zelensky Presiden Ukraina berusaha dengan segara cara agar ia dapat berbicara dengan Presiden China Xi Jinping agar dapat memberitahukan kepada Rusia agar mau mengakhiri invansi yang ia telah lakukan hampir selama enam bulan.

Pada sebuah wawancara yang ia lakukan dengan South China Morning Post, Zelensky sendiri telah mendesak China agar mau menggunakan pengaruh politik dan ekonomi mereka yang besar kepada Rusia agar mau mengakhiri invansi yang masih berlangsung hingga saat ini.

” China adalah negara yang sangat kuat. mereka adalah Negara dengan ekonomi yang kuat dan juga politik, ekonomi mereka dapat mempengaruhi tindakan yang akan di ambil oleh Rusia. Dan juga China adalah salah satu anggota Dewan Keamanan PBB, ” Ujar Zelensky Pada saat di tanyai di wawancara itu seperti pada hari Kamis tanggal 4 bulan 8.

Zelensky juga memberitahukan keinginan yang mau ia bicarakan kepada Xi secara langsung setelah pernah berjumpa dengan sang presiden China pada tahun lalu. ARENADEWA

Zelensky Mencoba Segala Cara Agar Invansi Berhenti

Zelensky China

Volodymyr juga memberitahukan sejak invasi skala penuh yang di lakukan oleh Rusia di Ukraina, Kyiv sudah berulang kali meminta secara resmi agar dapat melakukan pembicaraan dengan Xi Jinping.

” Hingga saat ini kami belum dapat melakukan pembicaran apapun dengan China meskipun saya percaya itu akan dapat membantu, ” Ungkap nya.

Di Dalam wawancara Ini Zelensky juga mendesak agar China menggunakan posisinya di PBB agar dapat menegakan hukum internasional.

Pada tahun 2021 yang lalu Xi pernah mengunjungi Ukraina. kunjungan Xi sendiri berlangsung untuk menandai tiga dekade hubungan diplomatik antara Ukraina dan China.

Di tahun yang sama kerja sama yang di lakukan oleh Ukraina dan China juga melonjak ke rekor yang tertinggi dengan hampir US$19 miliar atau sekitar Rp283 triliun.

Ia sendiri mengetahui bahwa Xi berusaha bersikap netral terhadap perang yang sedang berlansung ini. Namun, ia juga mau menekankan bahwa invasi Rusia ini menyerang kedaulatan mereka tanpa ada alasan yang jelas.

” Rusia sendiri adalah penjajah, perang yang ada ini berada di wilayah kami, mereka datang untuk melakukan invasi. China yang sebagai negara besar dan kuat, mereka harus turun tangan dan menempatkan Rusia di posisi mereka, ” Ujar dia.

” Saya sangat ingin China dapat mempertimbangkan sikap mereka ke depannya terhadap dengan Federasi Rusia,” Ungkap Zelensky.

Dia juga meyakini China bahwa mereka memiliki nilai yang sama seperti kecintaan terhadap keluarga dan anak anak.

Setiap orang sangat mencintai anak anak mereka.

Setiap orang juga mau hidup dengan damai, dan mereka berharap situasi yang ada stabil. ARENADEWA

China Mau Tidak Memihak Kepada Siapa Pun Dalam Perang

Zelensky China Putin

China juga menolak berpihak di dalam konflik perang antara Rusia dan juga Ukraina. Namun mereka sendiri menjanjikan bantuan sebesar US$2,37 miliar atau sekitar Rp35 triliun agar dapat membantu negara mereka.

Ia juga yakin dengan kekuatan yang di miliki oleh China dapat menekankan Rusia, yang di pimpin oleh Vladimir Putin, agar dapat mengakhiri perang yang sedang terjadi ini.

” Saya sendiri percaya bahwa tanpa ada nya pasar China untuk Rusia, Rusia akan kesulitan dalam melakukan ekspor mereka secara ekonomi. hal ini sendiri dapat di lakukan oleh China agar dapat membuat Rusia mengakhiri perang yang tidak beralasan ini berakhir,” Ungkap Zelensky. ARENADEWA

|| situsbolapialadunia || agenprediksipialadunia || situsjadwalpialadunia2022 ||

Leave a Reply

Your email address will not be published.